BELAJAR PADA BERUANG

Sabtu, 05 Maret 2011


SEEKOR beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai deras. Waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia berdiri di sana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap.

Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya... hup... ia dapat menangkap seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."

"Mengapa," tanya sang beruang.

"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu," rintih sang ikan.

"Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.

"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu," kata ikan.

"Wahai ikan, kau tahu mengapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang.

"Mengapa?" ikan balas bertanya sambil menggeleng-geleng kepalanya.

"Karena aku tak pernah menyerah walau sekecil apa pun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan!" jawab beruang sambil tersenyum mantap.

"Ops!" teriak sang ikan, nyaris tersedak.

Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap : "Ohhh....Andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu...?"

Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita. Di saat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; di saat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita.

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi sebuah kesempatan yang besar.

5 KARAKTER SEORANG PENGUSAHA

Karakter yang harus dimiliki untuk menjadi seorang pengusaha

Bagaimanapun, untuk menjadi entrepreneur, tak cukup memiliki pengetahuan tentang bisnis. Karakter atau jiwa entrepreneur juga sangat dibutuhkan. Karena itu penting sekali mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri untuk mengetahui seberapa besar karakter entrepreneur Anda

1. Berapa besar komitmen Anda ?

Seorang entrepreneur sukses memiliki komitmen yang besar terhadap bisnisnya. Mudah dipahami memang, tapi sulit dalam prakteknya. Jika Anda masih berangan-angan memiliki bisnis sendiri dan belum memulainya, barangkali Anda mesti memperkuat komitmen Anda dan siap dengan segala resikonya. Bagaimanapun, tak satupun bisnis di dunia ini yang aman dari resiko. Walau begitu, resiko juga bisa di manajemen bukan?

2. Apakah gelas Anda setengah penuh atau setengah kosong?

Tidak semua orang optimis adalah entrepreneur, tetapi hampir semua entrepreneur adalah orang-orang optimis. Setiap entrepreneur biasanya memiliki kemampuan melihat kesempatan positif dari suatu tantangan situasi. Tanpa keyakinan optimistis, maka akan sulit memotivasi karyawan, bertahan pada masa-masa sulit dan mengembangkan bisnis.

3. Apakah Anda senang membuat keputusan?

Keputusan berarti komitmen. Keputusan yang salah bisa mengarah pada masalah dan menghilangkan rasa hormat dari suatu kelompok. Memiliki sebuah bisnis - khususnya yang modalnya tidak besar-berarti harus siap membuat keputusan dengan market research terbatas dan informasi yang kurang lengkap. Nah, kira-kira apakah Anda senang membuat keputusan-keputusan demikian?

4. Apakah Anda memiliki uang untuk membuat cita-cita bisnis Anda terwujud?

Jangan berhenti dulu dari pekerjaan sehari-hari, sampai Anda memiliki modal yang cukup untuk kelangsungan bisnis. Memenuhi kebutuhan keuangan untuk bisnis tidaklah mudah dan perlu pengorbanan pribadi apakah itu dari tabungan, pinjaman bank, dll-. Anda juga harus siap jika ternyata ada yang tidak berjalan sesuai rencana. Nah, apakah Anda sanggup menyokong kelangsungan business plan agar bisnis Anda tetap bertahan?

5. Apakah Anda senang menjual?

Dalam bisnis, penjualan adalah bagian alami dari segala pekerjaan bahkan jika mereka tidak pernah bekerja di bidang penjualan sekalipun-. Sebagai seorang entrepreneur, pekerjaan Anda adalah menjual. Menjual produk Anda, visi perusahaan dan diri Anda sendiri. Dan harus melakukan ini setiap hari, dalam setiap waktu. Jika Anda menikmatinya, Anda memang seorang entrepreneur sejati.


Jika Anda menjawab YA pada sebagian besar pertanyaan-pertanyaan di atas, berarti Anda memiliki karakter entrepreneur dan siap untuk memiliki bisnis sendiri.

Tetapi jika sebagian besar jawabannya adalah TIDAK, sebaiknya pertimbangkan untuk menggaet partner bisnis untuk membantu membuat rencana bisnis Anda menjadi kenyataan.

ILUSTRASI-TUJUAN HIDUP

Menjadi lebih berguna bagi lebih banyak orang


Tidak akan pernah tercapai dan tidak akan pernah selesai karena selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih berguna bagi lebih banyak orang. Bayangkan hidup ini adalah jalan tol yang sangat panjang. Jalan tersebut tidak akan pernah selesai karena saat kita sudah menjadi orang yang lebih berguna bagi lebih banyak orang, jalan itu diperpanjang lagi oleh Tuhan. Karena Tuhan berkepentingan menjadikan kita berguna bagi sesama. Karena sebaik-baiknya pribadi adalah pribadi yang berguna bagi orang banyak.

Nah yang namanya cita-cita adalah alamat dalam perjalanan itu.
Contoh : saat umur 4 tahun saya dulu ingin sekali kuliah.
Maka saya memulainya dengan masuk TK, kemudian setelah keluar dari TK saya masuk ke SD, setelah itu masuk SMP, baru setelah lulus SMP saya masuk SMA, hingga kini saya benar-benar bisa kuliah.

Cita-cita kita tidak pernah lebih tinggi dan paling tinggi karena kita selalu tumbuh dari satu alamat ke alamat yang lain. Sesuatu yang tidak mungkin bagi kita sekarang akan menjadi mungkin saat kita mencapai alamat yang dekat dengannya. Jadi besarkan hati agan-agan semua dengan tujuan hidup yang BESAR, karena kalau tidak tercapai kenapa pilih yang kecil?



Lalu apa saja yang harus saya lakuakan untuk mencapai tujuan hidup saya?
  1. Katakan di dalam hati bahwa "saya adalah orang yang dipersiapkan Tuhan untuk membesarkan kehidupan dengan tujuan hidup yang besar"
  2. Tuliskan cita-cita yaitu alamat dalam perjalan itu yang masuk akal, yang bisa dicapai dengan kemampuan kita sekarang, yang bisa dicapai dengan kekuatan hati kita sekarang.
  3. Mintalah doa ke orang tua, guru-guru, suami/istri, kakak/adik
  4. Menjadi pribadi yang 3, yaitu :
  • Pribadi yang jujur, karena selalu ada pekerjaan untuk orang jujur. Kalau dunia ini semua sudah tidak jujur, orang yang paling jahatpun perlu satu orang jujur untuk mengurus uangnya.
  • Pribadi yang pekerja keras, karena upaya adalah pengubah nasib.
  • Pribadi yang tampil mudah dibantu, banyak sekali orang pintar tapi sangat sombong sehingga tidak dipergunakan orang lain
Sebenarnya kita semua anak-anak muda sedang menunggu ditemukan orang tua yang hebat, untuk ditugaskan melakukan sesuatu yang hebat. Maka jujurlah, bekerja keraslah, lalu jadikan wajah agan gampang dikasihani

Lalu apakah tanda2 bahwa saya dipersiapkan untuk membesarkan kehidupan?
  1. Impian yang besar
  2. Menyukai sesuatu secara ekstrim
  3. Kecenderungan untuk mengkritik
  4. Memprotes perlakuan orang lain yang tidak menghormati kita
  5. Tersiksa antara impian yang besar dan kenyataan yang lamban

KISAH SEEKOR KUTU

alkisah ada seekor kutu yang mepunyai kemampuan luar biasa, kutu tersebut mempunyai kemampuan untuk melompat setinggi dan sejauh 300 kali dari ukuran tubuh. hari demi hari sang kutu terus melompat kesana kemari sesuai dengan kemampuan terbaiknya yaitu melompat setinggi dan sejauh 300 kali dari ukuran tubuhnya. begitupun hari hari berikutnya sang kutu terus pergi melompat sejauh dan setinggi 300 kali dari ukuran tubuhnya.

Sampai pada suatu hari sang kutu terjebak dalam sebuah kotak korek api yang ukurannya hanya 50 kali dari ukuran tubuhnya. sang kutu terus mencoba untuk melompat dengan maximal setinggi 300 kali dari ukuran tubuh tetapi hanya bisa sampai dengan 50 kali dari ukuran tubuhnya. setiap sang kutu mencoba melompat dengan tenaga yang maximal sang kutu terus tertabrak dengan dinding pembatas di dalam kotak korek api tersebut. sehingga sang kutu menjalani hari harinya dengan hanya melompat 50 kali dari ukuran tubuhnya.

Sampai pada suatu ketika, sang kutu terbebas dari kotak korek api tersebut dan mulai menjalani aktivitas nya di luar kotak korek api. sang kutu hanya menggunakan lompatan yang hanya 5o kali dari ukuran tubuhnya. begitu pun hari hari berikutnya sang kutu terus melompat hanya 50 kali dari ukuran tubuhnya.

kesimpulan yang dapat diambil dari cerita tadi adalah seseorang yang mempunyai kemampuan yang luar biasa akan menjadi biasa jika meletakkan faktor2 pembatas di dalam lingkungannya.contoh dari si kutu tadi yang mempunyai kemampuan yang luar biasa kemudian terbatas krn terjebak dalam kotak korek api. pada saat terbebas dari faktor pembatas sang kutu tidak bisa melakukan lompatan yang maximal krn selalu menganggap ada faktor pembatas dalam lingkungannya.

faktor faktor pembatas dapat berupa teman di sekeliling agan atau apaun bentuknya. contoh dalam lingkungan pekerjaaan adalah seorang rekan kerja.misalnya ia berkata "bro,,ayo pulang ngapain ente kerja sampe overtime. toh gaji ente gak bakalan naik juga.,"ini adalah contoh faktor pembatas lainnya dan masih banyak faktor2 pembatas yang berada di lingkungan agan2


so agan2..bebaskan diri agan-agan dari faktor2 pembatas yang menjadi batasan diri agan2. maksimalkam kemampuan agan agan semua...

KENAPA ORANG BODOH LEBIH PINTAR DARI ORANG PINTAR?

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘ meratap-ratap ‘ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN :
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ‘ resiko ‘ dan ‘ berusaha ‘ ,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh…

Dimanakah posisi anda saat ini…
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya...!!!

Semoga Kesuksesan Selalu Mendekat Pada Kita . . . !

Amieen . . .

gagal hanya peristiwa bukan orangnya!!

Definisi gagal : ga•gal v 1 tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya); 2 tidak jadi.

Dari definisi tersebut kita bisa tarik kesimpulan , bahwa orang yang gagal adalah orang yang tidak tercapai tujuannya, yang dia perbuat tidak jadi atau ngga beres / ngga selesai, jadi saat kita berada dalam event “gagal” setidaknya kita belajar sesuatu dari kegagalan kita saat itu dan kita berpikir, merubah strategi dan pada akhirnya kita bisa menyelesaikannya dengan sukses, jadi sekali lagi gagal adalah peristiwa bukan orangnya


"Failure is an event, never a person; an attitude, not an outcome."- Zig Ziglar


Tidak ada manusia yang terlahir untuk gagal. Kejatuhan dan keterpurukan adalah event2 yang mendewasakan kita. Saat kita jatuh kita mempunyai 2 pilihan : “cukup sampai sini, saya tidak mau mencoba lagi” atau “oke, kalau begini belum berhasil, gue ubah strategi, dan gue mau coba lagi!”

“There are two fatal errors that keep great projects from coming to life: Not finishing. Not starting.” - Buddha.


Walaupun kegagalan adalah peristiwa, bukan orangnya banyak orang berpikir mereka adalah orang gagal, yah dan itu menjadikan menanamkan mental gagal dalam dirinya, karena apa yang kita katakan dan pikirkan, niscaya itulah yang kita dapat. Orang sukses melihat kesempatan dalam kesempitan, orang gagal melihat kesulitan dalam kesempatan. Saat mental gagal tertanam dalam diri seseorang, bahkan untuk mencobapun sudah tidak mau walau sebenarnya mereka memiliki potensi yang lebih dari cukup. Hey bangun dong teman2, kita masi muda kita bisa menjadi apa aja yang kita mau, kuncinya gampang kok dreaming, acting, evaluating.

“The greatest failure is the failure to try.” - William A. Ward.


Mimpi aja setingginya, jangan takut jatuh dulu soalnya itu membatasi kita untuk maju! Saat kita jumpai kerikil2, kita bisa menambah strategi kita menggunakan sandal, saat kita kesulitan mendaki karena batu besar2 kita bisa mengubah sandal kita menjadi sepatu, saat kita menaiki jalanan yang terjal kita bisa ambil kayu untuk menjadikannya tongkat membantu kita jalan. Orang sukses adalah orang yang jenius dalam kehidupan, orang jenius adalah orang yang melihat hal yang sama dengan orang lain tapi berpikir beda tentang hal itu.

"A minute's success pays the failure of years.” - Robert Browning

Orang sukses bukan berarti dia tidak pernah menjumpai kegagalan, tentu orang yang saat ini kita lihat sukses, kita hanya mengagumi kesuksesannya saat ini, dan kita akan tercengang akan jatuh bangunnya, sakit2annya saat meraih kesukseseannya saat ini. Dan tentunya jika di tanya tentu orang sukses tersebut akan lebih seru ceritain waktu dia susah2 nya deh, gimana dia bisa membangun bisnis, awalnya yang bener2 susah payah modal dengkul sampe sekarang dengkulnya ga di pake lagi buat bisnisnya. Ya kalo mau cepet sukses, sering2 aja deh mencoba sesuatu dan tekunin dan ganti strategi nya saat mengalami kegagalan, dengan banyak nya kegagalan tentu banyak pelajaran yang kita bisa ambil dan itu modal yang paling penting untuk mencapai kesuksesan.

"If you want to increase your success rate, double your failure rate." - Thomas Watson, Sr



"Pikirkan dan jadilah seperti apa yang ingin kita mau sendiri,
karena kita sendiri yang membuat batas dalam diri kita sendiri." – Antonius Felix


Keep Dreaming, Prepare for Your Own Success!

UNTUK SUKSES BUTUH KEMAUAN YANG KUAT!!!

mungkin banyak yang bertanya-tanya"Kenapa sering kali di tengah jalan saya kehilangan motivasi dalam mengerjakan suatu tugas?", "Kenapa di tengah jalan saya mendadak jadi males?", "Kenapa saya tiba-tiba tidak fokus dan pengen rasanya untuk give up?"

Untuk menjawab ini, saya akan kasih 1 ilustrasi yang simple:

1. Bayangkan Agan ingin BANGET untuk kerja di suatu perusahaan yang memang sudah Agan dambakan dari dulu kuliah. Agan harus pergi interview. Agan rumahnya di Kelapa Gading, inteviewnya di Pondok Indah. Di tengah jalan ban mobil Agan kempes. Agan harus dongkrak, ganti ban, keringetan, cape. Setelah itu,...menurut Agan, apa yg akan Agan lakukan? Pulang ke rumah, atau lanjut ke interview? PASTI Agan akan lanjutin perjalanan untuk interview, right?

2. Bayangkan di hari Minggu Agan ngga tau lagi mau ngapain. Trus Agan berpikir, "Ke Plaza Senayan ah...cuci mata". Kejadiannya sama, Agan pergi dari rumah di Kelapa Gading, dan ditengah jalan ban mobil Agan kempes. Agan harus dongrkak, ganti ban, keringetan, cape. Setelah itu,...menurut Agan, apa yang akan Agan lakukan? Chancenya mungkin 50-50 untuk Agan lanjut ke Plaza Senayan atau pulang ke rumah, atau malah ke mall yang lain: Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Pacific Place.


Di kedua ilustrasi ini saya mau tekankan bahwa "Untuk Sukses Butuh KEMAUAN Yang Kuat". Halangan pasti ada, seperti kiasan yang saya tulis di buku "Young On Top": "Tidak ada jalan yang semulus sutera."

Kalau Agan punya keinginan yang KUAT, maka halangan/rintangan yang Agan temui hanya menjadi sebuah kerikil kecil yang mungkin memperlambat laju Agan, tapi BUKAN membuat Agan berhenti total dan give up. Agan akan 'melihat' halangan/rintangan hanyalah sebuah tantangan yang akan dengan senang hati akan Agan hadapi.

Tapi, kalau Agan TIDAK PUNYA keinginan yang kuat, maka halangan/rintangan akan membuat Agan berhenti dan give up dan males2an. 

Find out APA yang Agan benar2 inginkan...? Apa yang saya share di sini, trust me...semuanya akan terjadi secara 'otomatis'! Kalau punya keinginan KUAT, Agan akan BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN...kalau harus terjatuh, Agan akan bangkit dengan sendirinya!

Semoga APA yang Agan benar2 inginkan akan Agan dapatkan...sooner than you think